Sandalku Bukan Halangan Niatku

Khataman Alquran salah satu rutinitas rangkaian acara haul sudah menjadi kegiatan pada setiap tahunnya. Kali ini saya akan membahas peringatan Haul Syekh Ronggokusumo (selanjutnya akan ditulis Mbah Ronggo).  Zikir dan tawasul menjadi kegiatan pembuka dalam rangkaian haul selain manaqib sebagai penutup. Buka selambu dan juga karnaval yang pada tanggal 10 safar adalah acara puncaknya.

Secara geografis makam Mbah Ronggo masih dikelilingi Pondok Pesantren antara dua Desa Kajen dan Desa Ngemplak Kidul. Bila berbicara soal Pesantren maka tidak lepas dari murid-murid yang menimba ilmu, Santri adalah sematan laqob bagi para murid-murid yang menimba ilmu di Pesantren.

Satu pemandangan elok pada kegiatan yang baru saja rampung selepas Isya tadi, ketika Kang Santri duduk-duduk di depan teras sekolah SMK sembari membaca Alquran pada genggamannya begitu khusyuk membacanya. Di samping sebelah kiri besek dari panitia penyelenggara haul menemani juga sepasang sandal warna warni beda merek, beda warna yang dijadikan alas kaki, tepat semeleh di depan mereka yang sedang duduk bersila. Seraya mata ini tak bisa lepas dari pemandangan tersebut beriringan penuh rasa penasaran ingin bertanya.

Doa tahlil dan khotmil Quran telah rampung dibacakan menandakan kegiatan sudah usai, sembari menunggu lokasi makam agak lengang berbarengan rasa penasaran satu pertanyaan “kok ya masih ada saja santri yang pake sandal selang-seling pada zaman yang sudah modern ini!” dijelaskan pada kang santri, sepontan terucap karena hanya ingin mengobati rasa penasaran saja.

“Beribadah dan hormat kepada beliau, bagiku sandal tidak menjadikan penghalang niatku mas” Sahut kang santri tersipu malu sembari memberikan senyuman dan bergegas berdiri untuk pulang ke pondok, hati ini berkata “Ternyata pada jaman yang sudah modern ini masih ada saja yang acuh tak acuh akan penampilan”. Tapi niat yang kuat tidak dijadikan hambatan sama sekali baginya.

Baca Juga: Tradisi Roan Membangun Karakter Santri

Dulu, ketika jaman mondok sekitar tahun 2010. Waktu itu masih duduk di kelas 3 tsanawiyah. Masih banyak pemandangan kang santri yang mengenakan sandal warna warni, bahkan pernah merasakan sendiri waktu mengikuti kegiatan malam di sekolah yang berangkat tanpa alas kaki atau mengenakan sepatu tapi tetap memakai sarung dan peci. Ya bukan lain karena lalai menaruh sandal yang pada akhirnya hilang atau biasa disebut dengan ghosob bila kang santri menamakannya, tapi sandal bisa kembali di tempat semula sepulang dari kegiatan tersebut.

Niat untuk menimba ilmu lebih besar daripada rasa kehilangan, juga tidak kemudian bolos dengan dalih sandalnya hilang. Bagi kami kehilangan sandal atau barang di pondok sudah menjadi maklumat. Mengingat tidak hanya satu kepala saja yang mukim di pondok, teledor sedikit besar kemungkinan hati akan sedikit sakit karena kehilangan sendal atau barang lainnya.

Mungkin ini hanya sepenggal cerita saja, namun bisa menjadi aktualisasi dari Al-Imam Syamsuddin Bin Qosim Asy Syafi’i dalam kitab Fathul Qorib dalam Bab Ahkamush Sholat beliau berkata

النية هو قصد الشيء مقترنا بفعله

Niat  adalah memaksudkan sesuatu berbarengan dengan melakukannya. Bila hanya niat saja tapi tidak dilakukan dengan sebuah tindakan maka akan percuma, apalagi bila niat mencari ilmu atau hormat haul karena alasan sepele akhirnya mengurungkan diri untuk pergi.

Sejatinya, besek dari panitia hanyalah bonus saja, selebihnya kami para peziarah juga kang santri yang ikut serta dalam kegiatan tersebut hanyalah mengharapkan rida Allah SWT dan barokahnya melalui wasilah dengan Mbah Ronggo, semoga sepenggal cerita ini bermanfaat bagi kita semua, Amiin.

Banyak hal di sekitar kita yang mungkin bisa menginspirasi dan menjadi pelajaran bagi santri atau manusia lainnya. Mulai dari hal sepele sendal sampai kepada keyakinan. Allah SWT selalu menunjukan kuasanya dengan ribuan ayat yang tersebar di sekililing kita untuk terus dipelajari dan diambil hikmahnya.


Nurfajri Silmi – Seni tablig Seniman NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Follow by Email
Facebook
Facebook
Instagram
error: Content is protected !!