Salat Tahajud

Mempunyai derajat tinggi di hadapan Sang Kholik pasti impian setiap manusia. Itu bukan hal yang mudah, walaupun sudah kita tekati, terkadang masih banyak kerikil-kerikil kecil yang menyandung perjalanan kita. Lalu bagaimana solusinya?

Allah SWT berfirman:
“Dan pada sebagian malam hari bersalat tahajud-lah sebagai suatu ibadah tambahan bagimu. Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat terpuji.” (QS. 17: 79).
Iya, jawabannya adalah “Salat Tahajud”. Banyak kedahsyatan yang timbul dari melaksanakan salat tahajud, di antaranya:

a. Untuk mendapat tempat terpuji
b. Tiket untuk masuk surga
c. Penolong di akhirat
d. Meniadakannya penyakit hati (rohani) dan jasmani
e. Usaha untuk terkabulkannya permohonan
f. Tercurahnya rahmat Allah SWT
g. Menjadikan sehat, kaya (hati, materi), hidup bahagia penuh kedamaian, lapang rezeki, sarana benteng diri dari kemaksiatan, mempercantik diri (perempuan, baik dari hati sampai budi pekerti), membuat tampan (laki-laki, baik dari hati sampai budi pekerti), dan Allah SWT menjamin jikalau meninggal masuk surga. Amin…
h. Dan masih banyak kedahsyatan lainnya, sampai tak terhitung.
Subhanallah…

Baca Juga : Puasa Saleh Ritual Saleh Sosial

Salat tahajud merupakan salat sunah yang sangat istimewa. Tapi, meskipun demikian tak semua orang mudah untuk mengerjakan salat tahajud secara rutin. Ya, dengan banyak alasan tentunya; seperti sulitnya bangun dan lain-lain. Berikut merupakan tips mudah unrtuk melaksanakan salat tahajud tiap malam:

  1. Hadirkan dalam hati niat ikhlas karena Allah SWT
    Niat ikhlas merupakan kunci ibadah. Memang nampak berat untuk kita bangun malam, mengambil air wudu yang dinginnya sampai sumsum tulang, dan dengan kehadiran hati melaksanakan salat tahajud. Tapi, semua itu akan menjadi mudah dengan membuncahkan beribu rasa cinta kepada Allah SWT.
  2. Hindari pekerjaan yang terlalu melelahkan pada siang hari
    Dalam hal ini sangat diperlukan kecerdasan membagi waktu. Istirahatlah dengan cukup malam harinya, sehingga mungkin untuk bangun melaksanakan salat tahajud
  3. Ambil air wudhu sebelum tidur
    Biasakanlah hal baik tersebut, banyak hikmah yang terkandung. Termasuk tidur dalam keadaan suci akan membuat jiwa tenang, terasa ringan pun ruh terjaga oleh Sang Ilahi. Dengan begitu kita akan lebih ikhlas dan khusyuk untuk melaksanakan salat tahajud.
  4. Hindari tidur di tempat tidur yang mewah
    Mungkin pendapat ini tidak terlalu disetujui. Tapi, logis juga. Karena kalau sudah tidur di tempat yang mewah, pasti sulit bangun ya kan? Rasulullah SAW bersabda, “Berbaring di atasnya (tempat tidur yang mewah) dapat mencegah salat malam.” (HR. As-Suyuti).
  5. Tidur dengan miring ke kanan
    Rasulullah SAW menganjurkan hal ini untuk dijalankan oleh ummatnya. Karena mengandung banyak hikmah dilihat dari dunia kesehatan maupun dunia Islam.
  6. Ingat Allah sebelum tidur
    Berawal dari doa dan diteruskan dengan berdzikir sampai peri tidur menjemput kita. Ukir dalam benak beribu kebaikan Allah yang telah terlimpahkan kepada kita hari ini. Lalu berjalanlah di setiap rentetan mutiara tasbihmu.
  7. Bilapun tanpa alarm, yakinlah Allah yang akan membangunkanmu
    Allah SWT berfirman, “Bagi orang yang memenuhi panggilan Allah, maka Allah menjanjikan kedudukan terpuji” (QS. Al-Isra: 79). Tanamkan dalam hati kalau Allah hadir dan nyata dalam hidup kita. Menurut Sayyid Quthub dalam komentarnya tentang ayat ini: “Bahwa dengan Shalat, Alquran dan Tahajud serta hubungan yang abadi dengan Allah itu merupakan jalan untuk mendapatkan tempat terpuji, karena Rasulullah SAW. Diperintahkan untuk salat, bertahajud, dan membaca Alquran agar Tuhannya memberikan kedudukan yang diizinkan-Nya. Itu bagi seorang Nabi terpilih, apalagi bagi orang-orang selainnya, maka mereka jauh lebih membutuhkan saran ini untuk mendapatkan kedudukan tersebut.”
  8. Yakini Allah SWT ada, Ia mendengar dan melihat kita
    “Salatlah seolah-olah engkau melihat Allah, dan apabila engkau tidak mampu, maka Allah pasti melihatmu.”
    Sandarkan, curahkan semua keluh kesah dan kepenatan hidup ini pada-Nya. Berdoalah dengan tingkat kekhusyukan yang tinggi. Benar-benar waktu mutiara. Dalam hadis Rasulullah SAW, “Ketahuilah bahwa Allah mengetahui apapun yang kita lakukan sekecil apapun perbuatan itu. Kendati pun seorang manusia telah terlelap dari tidurnya, tetapi Allah akan melihatnya. Bahkan doa di kegelapan malam justru didengar oleh Allah SWT. Dan mendapatkan perhatian khusus.
  9. Generasi muslim pertama sebagai inspirator
    Ya! Karena mereka yang sangat rajin salat tahajud. Sehingga kita akan punya keinginan mempunyai akhlakul karimah seperti beliau-beliau. Hakikatnya, tahajud adalah terapi hati, yang menggiring jiwa ke hal-hal yang positif.
  10. Mengingat surga
    Menghkayal akan indahnya surga. Walau sampai kapanpun khayalan kita tak sampai untuk menggapai lebih akan keagungan surga. Setidaknya, surga sebagai hadiah ahlul ibadah, dapat memotivasi kita untuk menjadi hamba-hamba yang sungguh-sungguh dalam ibadah, terutama tahajud sebagai jalan menampakkan ketakdhiman kita kepada-Nya.

“Ja’alaki imro’atan sholihatan najiyatan fii kulli hal fii dunya ila al akhiroh. Amin…


Novita Indah P. – Seni tablig Seniman NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Follow by Email
Facebook
Facebook
Instagram
error: Content is protected !!