Categories: LiputanSimponi

Kenduri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Share

Tanggal 19 November 2018. Bertepatan pada malam selasa adalah saat yang sangat menggembirakan bagi seluruh umat islam – maulid Nabi Muhammad. Hal ini karena pada malam ini 1400-an tahun yang lalu pada 12 Rabiul Awal. Telah lahir ke dunia sayyidil mursalin yaitu baginda Nabi Muhammad SAW. Merupakan manusia terbaik pilihan Allah sebagai rahmat untuk semesta alam.

Seperti kebiasaan di desa kami setiap maulid, kami mengadakan kenduri yang bertempat di masjid pada waktu bakda maghrib. Beberapa hari sebelumnya para warga sudah diminta untuk membuat nasi berkat untuk nanti didoakan. Pada akhirnya dibagikan kembali sebagai sedekah dan dinikmati bersama anggota keluarga di rumah. Nasinya memang biasa, namun berkah dari waktu, doa, dan event yang sangat monumental menjadi cita rasa tersendiri bagi rohani.

Waktu sudah menunjukkan pukul 18.15 WIB dan acara dimulai dengan pembukaan. setelah itu acara dilanjutkan dengan sedikit mauidloh hasanah yang dibawakan oleh Bapak Juwari. Beliau menjelaskan sedikit perihal kelahiran Nabi Muhammad 1400 tahun yang lalu lantas mengubah masyarakat sekaligus dunia yang saat itu ada dalam keadaan gelap menuju cahaya indah keimanan.

Dalam mauidloh peringatan maulid Nabi Muhammad beliau berpesan bahwa orang yang baik terlihat dari 3 cirinya:

Pertama adalah wajahnya selalu berseri, bersinar, cerah, dalam artian selalu ramah dan bersahaja menebar senyum di mana pun berada. Tidak marah dan garang karena hal ini akan menunjukkan sifat kurang sabar. Kedua adalah tidak menyakiti sesama saudara khususnya muslim baik secara fisik maupun secara perkataan (hati) sehingga diharapkan persaudaraan dan tali silaturahmi selalu dijaga di mana pun berada. Terakhir adalah iman, karena orang yang berakhlak baik harus juga memiliki iman yang baik. Karena dua hal ini tidak dapat dipisahkan.

Anda harus menjadi pribadi yang beriman dan sekaligus pribadi yang berakhlak baik. Beliau juga menghimbau kepada para imam di masjid maupun pada jamaah yang salat munfarid di rumah ataupun pada salat sunah lain agar memperbanyak membaca surat Al-Fiil (Alam taro). Hal ini karena pada 1400 tahun yang lalu, pada tahun kelahiran Nabi Muhammad SAW terjadi peristiwa besar yakni dihancurkannya pasukan Raja Abrahah oleh Allah karena hendak menghancurkan kakbah. Hal ini telah diabadikan dalam surat tersebut.

Setelah cukup beliau menyampaikan semuanya. Acara ditutup dengan pembacaan selawat yang diikuti oleh seluruh hadirin sekaligus pembacaan doa yang dipimpin oleh beliau. Setelah semua selesai, hadirin dipersilahkan pulang ke rumah masing-masing dengan tak lupa membawa nasi berkat yang sudah disediakan. Tak lupa bagi tetangga atau saudara yang tidak dapat hadir dalam kegiatan tersebut juga dibawakan nasi berkat untuk bisa ikut menikmati berkah dari hari ini. Semoga dengan kecintaan kita kepada Nabi Muhammad Saw, kita menjadi umat beliau, dan kita mendapatkan syafaat di hari akhir kelak.

Allahumma Aamiin. Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala ali sayyidina Muhammad

*Lokasi Masjid At Taqwa Jumeneng Lor Sumberadi Mlati Sleman DIY


Yogi Tri Sumarno – Seni Tablig Seniman NU