Categories: LiputanSimponi

Selamat Jalan Alfa Isnaeni, Kasatkornas Banser

Share

Berita mengejutkan datang dari Gerakan Pemuda Ansor yang menginformasikan bahwa Kasatkornas Banser, Alfa Isnaeni meninggal dunia (11/3) siang tadi. Berbagai ucapan belasungkawa berdatangan dari banyak kelompok organisasi dan tokoh nasional. Pemberitaan di media sosial juga membanjiri ucapan selamat jalan Alfa Isnaeni.

Dalam Peraturan Organisasi (PO) Pasal 23, Banser disebut sebagai organisasi yang bersifat keagamaan, kemanusiaan, sosial kemasyarakatan, dan bela negara. Untuk melaksanakan itu, Banser telah memiliki beberapa satuan khusus, di antaranya Densus 99 ASMAul Husna, Banser Tanggap Bencana (Bagana), Banser Relawan Kebakaran (Balakar), Banser Relawan Lalulintas (Balantas), Banser Kesehatan (Banser Husada), Banser Maritim (Baritim), dan Banser Protokoler.

Sebagai Karsatkornas Banser, Alfa Isnaeni mengomandoi satuan Banser di seluruh tingkatan. Ia juga tercatat pernah mengemban amanah sebagai ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Timur hasil pemilihan dalam Konferwil GP Ansor Jawa Timur yang diselenggarakan di Aula Al-Muktamar Pondok Pesantren Lirboyo Kediri pada November 2009.

Karirnya dimulai sejak di PC Ansor Tulungagung, Pimpinan Wilayah GP Ansor hingga menjabat sebagai Kasatnornas Banser.

Sebelum menjabat Satuan Koordinasi Nasional (Satkornas ) Banser Alfa pernah menjabat Sebagai Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Provinsi Jawa Timur Periode 2009-2013 dan Ketua Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Kecamatan Kota Tulungagung Periode, 1997-2000.

Pengabdian Alfa terbilang tertib, dimulai dari cabang, wilayah hingga nasional. Tidak berhenti disitu Alfa juga penah menjabat Ketua Pimpinan Anak Cabang IPNU (Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama) Kecamatan Kota Tulungagung Periode 1984-1987, artinya ia bisa dibilang sebagai kader tulen NU.

“Niat Lillahi ta’ala didasarkan pada niat pengabdian untuk turut mengamalkan dan menyebarkan ajaran Islam Ahlussunnah Waal Jamaah Annahdliyah.  Mengapa harus ditegaskan dengan kata-kata Annahdliyah, karena di dalamnya sudah termasuk tentang Pancasila, tentang NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, tentang Undang-undang Dasar 45, sebagaimana perintah dan doktrinnya para kiai,” Ujarnya saat Apel Kebangsaan di Pacitan 2 tahun lalu.

Menurutnya, masalah agama adalah pertanggungjawaban dunia dan akhirat. Jangan mudah berbicara agama. “Butuh ilmu tafsir, ilmu hadits, dan disiplin kelimuan lainnya untuk bicara agama,” salah satu pesan almarhum kepada sahabat banser.

Baca Juga: Mulianya Kiai Haji Maimun Zubair

Biografi Alfa Isnaeni

Beliau lahir 22 Mei 1967 di Tulungagung, Jawa Timur. Pengabdian dan dedikasi tak lekang oleh waktu untuk GP Ansor menajdi salah satu bukti bahwa tak mudah menjaga konsistensi dan keistiqomahan mengabdi di ansor mulai dari tingkat cabang hingga nasional, H. Alfa Isnaini telah membuktikan semua itu hampir separuh usianya telah diabdikan di Ansor. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi-Nya. Amin.

Pendidikan

  • SD Negeri Panggungrejo di kelurahan Panggungrejo Kecamatan Tulungagung lulus tahun 1981
  • SMP Negeri 3 Tulungagung di desa Plandaan Kedungwaru, Tulungagung lulus tahun 1984
  • SMA Diponegoro Tulungagung di jl. Jaksa Agung Suprato kota Tulungagung lulus tahun 1987
  • Sarjana pada fakultas pertanian jurusan sosial ekonomi universitas Muhammdiyah Malang di bendungan sutami kota Malang lulus tahun 1991
  • Magister administrasi publik pada program pascasarjana universitas merdeka Malang di jl. Terusan raya dieng kota Malang konsentrasi kebijakan publik lulus tahun 2001
  • Akta IV pada Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Diponegoro Tulungagung Jl. Ra Kartini Tulungagung, lulus tahun 2007

Kursus/ diklat

  • Pendidikan kader pimpinan madya angkatan IV yang diselenggarakan pt. Asuran jiwa bintang rinjani di Malang tahun 1995
  • Diklat manajemen usaha kecil tingkat dasar yang diselenggarakan oleh bank exim dan kantor akuntan publik soca baskara surabaya tahun 1998
  • Diklat kepemimpinan berwawasan kebangsaan yang diselenggarakan oleh kantor pembantu gubernur wilayah v surabaya dan univ. Brawijaya Malang, tahun 1998
  • Kursus banser lanjutan tingkat jawa timur yang diselenggarakan oleh PW GP Ansor jawa timur di Malang tahun 1999
  • Pelatihan tata ruang yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah kabupaten Tulungagung tahun 2000
  • Bimtek penyunsan renstra dan lakip yang diselenggarakan oleh lan bekerjasama dengan pemerintah daerah kabupaten Tulungagung, tahun 2001
  • Pelatihan teknis perkoperasian yang diselenggarkan oleh dinas koperasi pengusaha kecil dan menengah provinsi jawa timur bertempat di Malang di tahun 2002

Riwayat Organisasi

  • Ketua pimpinan anak cabang IPNU kecamatan kota Tulungagung periode 1984-1987
  • Ketua pimpinan anak cabang GP Ansor kecamatan kota Tulungagung periode, 1997-2000
  • Sekretaris pimpinan cabang GP Ansor kabupaten Tulungagung periode 2000-2004
  • Ketua pimpinan cabang GP Ansor kabupaten Tulungagung periode 2004-2009
  • Ketua pimpinan wilayah GP Ansor provinsi jawa timur periode 2009-2013
  • Pendiri sekaligus sebagai ketua dewan pembina yayasan Tulungagung mandiri tahun 2011-sekarang
  • Koordinator devisi pemenangan pemilu DPC PKB kabupaten Tulungagung periode, 1998-2002
  • Ketua dewan tanfiz DPC PKB kabupaten Tulungagung periode tahun 2007-2009
  • Ketua II koni kabupaten Tulungagung tahun 2012-2016
  • Caleg partai Gerinda tahun 2019
  • Bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme dan Densus 88 Polri menghadang radikalisme Islam di pesantren sebagai langkah pencegahan terorisme
  • Kasatkornas Barisan Ansor Serbaguna (Banser) sampai sekarang

Diambil dari berbagai sumber


Joko Yuliyanto – Seni tablig Seniman NU

Tags: ansorBanser