Categories: BanomFolkor

Mengenal Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Nahdlatul Ulama (LAKPESDAM)

Share

Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LAKPESDAM PBNU) adalah perangkat PBNU yang berfungsi sebagai lembaga kajian isu-isu strategis dan pemberdayaan manusia untuk transformasi sosial yang berkeadilan dan bermartabat.

Sejarah Lakpesdam

Tanggal 8 April 1985, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Abdurrahman Wahid meneken susunan kepengurusan lajnah baru bernama Lajnah (kemudian menjadi Lembaga) Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam) masa khidmah 1985-1990. Abdullah Syarwani, SH didaulat sebagai pimpinan lembaga baru ini. Masuk dalam struktur pengurus antara lain, MM. Billah, Masdar Farid Mas’udi, Slamet Effendi Yusuf, Mansour Faqih dan lain-lain.

Salah satu kegiatan yang dimandatkan PBNU kepada Lakpesdam antara lain merumuskan sistem pendidikan dan pelatihan ketenagaan dalam rangka pengembangan sumberdaya manusia. Zaman yang terus bergerak menuntut warga NU untuk terus beradaptasi dengan pelbagai perubahan. Respon NU terhadap problem sosial tentu sangat dinantikan.

Lakpesdam menjadi lembaga yang terus menyuarakan nilai Islam aswaja an-nahdliyah, damai, moderat, adil, dan menghargai keragaman Nusantara. Fungsi Lakpesdam sebagai mandatorinya Nahdlatul Ulama tentang bagaimana mengembangkan kualitas Sumber Daya Manusia NU. Berusaha membangun pemahaman yang benar tentang gerakan NU sesuai khittah 1926.

Peran dan Fungsi

  1. Melakukan kajian isu-isu strategis kebangsaan dan keislaman
  2. Melakukan advokasi kebijakan publik dasar, khususnya terkait pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan sosial
  3. Memberikan dukungan data, analisis, argumentasi, dan alternatif rumusan kepada PBNU dalam perumusan sikap dan kebijakan organisasi
  4. Mengarusutamakan pelaksanaan nilai-nilai Islam ahli sunnah waljamaah an-nahdhiyah yang moderat, toleran, mengakui dan menghargai keragaman, ramah & berkeadilan (Islam Nusantara)
  5. Mendinamisasi pemberdayaan manusia
  6. Memfasilitasi kaderisasi di lingkungan NU
  7. Mengelola pengetahuan dan sumber-sumbernya agar memberikan manfaat dalam pemberdayaan manusia dan pengembangan ilmu

Beberapa prinsip yang dipegang anggota dan pengurus Lakpesdam yakni; Tawassuth/moderat, tawazun/keseimbangan, tasamuh/toleran, i’tidal/teguh, mabadi’ khaira ummah: jujur, terpercaya, menepati janji, konsisten, adil, dan tolong-menolon, Independen, Menghormati martabat kemanusiaa, dan kesetaran serta keadilan.

Asas Lakpesdam

Transformatif dalam membangun gerakan | Kesetaraan dalam membangun hubungan antarmanusia dan kerjasama dengan lembaga atau organisasi lain | Bijak dalam bersikap | Demokratis dalam pengambilan keputusan | Kritis dan reflektif dalam berpikir | Inovatif dalam pengembangan program | Partisipatif dalam pemberdayaan manusia | Profesional dalam bekerja | Akuntabel dalam kinerja | Transparan dalam manajemen | Realistis dalam perencanaan | Efisien dan ramah | lingkungan dalam pengelolaan sumberdaya | Memiliki semangat pembelajar

Misi Lakpesdam

  1. Mengarusutamakan pengamalan nilai-nilai Islam Aswaja an-Nahdliyyah yang moderat dan inklusif untuk memperkuat tatatan kehidupan masyarakat yang berkeadilan dan bermartabat.
  2. Mempengaruhi kebijakan publik dalam lingkup lokal, nasional, dan internasional berbasis data dan kajian strategis.
  3. Memberdayakan manusia agar menjadi unggul, bijak, adil, dan responsif terhadap perubahan sosial.
  4. Mendayagunakan pengetahuan dan sumber-sumbernya sebagai basis penguatan program organisasi, pengembangan ilmu, dan pemberdayaan manusia secara berkelanjutan.
  5. Memperkuat kapasitas Lakpesdam dan NU untuk menjadi organisasi yang mandiri, transparan, dan akuntabel.

Capaian Lakpesdam

  1. SOP kelembagaan yang telah diakui pihak yang berkompeten;
  2. Perencanaan program yang terstruktur dan terukur;
  3. Sistem pengarsipan yang berstandar;
  4. Aset yang tercatat, terpelihara, dan dikelola dengan baik;
  5. Dipercaya oleh lembaga donor untuk mengelola dana hibah (sub grant);
  6. Server data dengan kapasitas besar

Berdasarkan ajaran-ajaran di khittah 26, ada Aswaja, ada Mabadi Khoira Umah lalu kemudian menggunakan arah basis yang disebut dengan kemandirian dalam pengertian cara berpikir, ekonomi. Bisa mandiri bersikap, politik. Karena itu maka membangun kecerdasan penting dan utama. Seluruh program-program Lakpesdam, diarahkan untuk meningkatkan kualitas SDM unggul. Pertama melakukan program pemenuhan kebutuhan yang disebut dengan program pragmatis.

Kemudian program strategis dan program praktis. Unsur-unsur bagaiamana kecerdasan dan kemandirian menjadi alat, sebagai dasar untuk melakukan advokasi. Dimulai biasanya kita memberikan pengetahuan. Kalau ada kegiatan-kegiatan ekonomi itu menjadi bagian dari pilot project, alat-alat, sebagai media program.

Program strategis: PNPM Peduli. Program yang dipakai Lakpesdam adalah program pengentasan kemiskinan berbasis kepada masyarakat. Jadi pengurangan kemiskinan berbasis kepada masyarkaat. Supaya menguatkan sumber daya NU, melalui program ini sehingga dia menyadari persoalan-persoalan hidup kemudian diorganisir. Setelah itu masuk aspek-aspek ekonomi.

Warga NU yang mengerti bukan hanya di tingkat nasional tapi di tingkat pedesaaan. Salah satu program ke arah itu namanya Forum Warga di beberapa desa. Forum Warga itu merupakan representasi dari kelomppok-kelompok petani, pedagang, ada di Cilacap, di Jepara, di Wonosobo. Bahkan di Cilacap itu sudah bisa melakukan diversifikasi kegiatan, sampai usaha-usaha mikro-finance; BMT dan mereka bisa memenuhi kebutuhannya antarmereka. Nyambung sekarang dengan program PNPM Peduli.

Program-program Lakpesdam di antaranya, penguatan pemahaman ke-NU-an dengan menerbitkan jurnal Taswirul Afkar dan belajar Islam. Tujuannya untuk meningkatkan pemahaman warga Nahdliyyin terkait pemikiran keislaman ala NU; Menyebarkan pemahaman aswaja ke msyarakat luas.

Ada program Belajar Islam dengan tujuan menyebarkan ajaran Islam dalam prespektif fikih, aqidah dan syariah ala Aswaja. Ada program pemberdayaan ekonomi umat, penataan dan peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan dan pelayanan kesehatan, pelayanan sosial dan kependudukan, perlindungan tenaga kerja dan buruh, penguatan jaringan kerja nasional dan internasional

Capaian Jaringan

  1. Jaringan ulama muda
  2. Jaringan intelektual muda
  3. Jaringan kader penggerak ranting di 5.350 desa dengan 13.295 relawan desa
  4. Jaringan dengan media alternatif dan media arus utama; Radio komunitas;
  5. Jaringan dengan stasiun TV dan radio;
  6. Jaringan sosial media;
  7. Anggota konsorsium untuk isu-isu

Alamat Lakpesdam

Lakpesdam PBNU
Jl. KH. Ramli Selatan 20A Menteng Dalam, Tebet, Jakarta 12870
Phone numbers: +62 8298855 / 8281641
Fax. : +62 8354925
Email: lakpesdam@lakpesdam.or.id dan lkpesdam@cbn.net.id

Sumber: islam.nu.or.id; lakpesdam.or.id