kolase

Sabar dan Sakit

Dalam sebuah perjalanan, Namines diuji oleh kekasihnya untuk mengembara mencari sebuah cahaya - Sinar Sejati. Sempat bingung dengan permintaan kekasihnya.… Read More

7 bulan ago

Lupa Pada Kekasih

Sudah sebulan ini, kekasih Namines sulit dihubungi. Dihampiri ke rumah selalu tidak ada, ditelfon tak pernah diangkat. Namines teramat gelisah… Read More

7 bulan ago

Bhinneka Tinggal Luka

Kulihat ibu pertiwiSedang bersusah hatiAir matanya berlinangMas intannya terkenang Hutan gunung sawah lautanSimpanan kekayaanKini ibu sedang susahMerintih dan berdoa Kulihat… Read More

8 bulan ago

Memarginalkan Kaum Pelangi

Gerimis baru saja menyisakan genangan air di jalanan kota Pekanbaru, terlihat sendu seperti biasnya pantulan sorot cahaya lampu sepanjang jalan… Read More

9 bulan ago

Aksara Agama

Namines duduk di atas batu yang lumayan besar. Bersyair suluk atau kidung Jawa yang begitu mahsyur di desanya. Warga sekitar… Read More

9 bulan ago

Menghujani Batu

“Musim hujan”. Suara rintik yang berirama dari perkusi atap seng dan kemercik kubangan di depan rumah. Sesekali suara petir yang… Read More

11 bulan ago

Presiden Namines!

Malam ini Namines bergulat dengan dirinya sendiri. Mengatur peran bagian dari dirinya. Menjadi otentik tanpa campur tangan urusan politik dan… Read More

11 bulan ago

Lupa Memakai Jubah

“Kenapa kalian tidak memakai jubah?” Namines melanjutkan perjalanan dan melihat semua orang memakai jubah di setiap kali berpapasan. Mereka berduyung… Read More

11 bulan ago

Mengingat Mati

Sudah malam. Namines masih duduk di balkon rumah. Menatap bulan purnama. “Masih setengah perjalanan”, katanya lirih. Semakin larut, dia mencengkram… Read More

11 bulan ago